Desktop Computers: packet tracer
Tampilkan postingan dengan label packet tracer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label packet tracer. Tampilkan semua postingan

Simulasi jaringan dengan Router DHCP dan Access Point di Packet Tracer

Pada kesempatan kali ini Saya mau memposting Simulasi jaringan dengan Router DHCP dan Access Point di Packet Tracer, karena menggunakan access point maka setting IP Address yang digunakan adalah DHCP.
tested on Packet Tracer 6
Saya harap kamu telah membaca :


TAHAP PERSIAPAN

1.1. Menyiapkan perangkat yang akan digunakan.
Pada Simulasi jaringan ini diperlukan perangkat sebagai berikut :
- 2 Router PT
- 2 Access Point PT
- 4 Laptop
Tempatkan perangkat perangkat diatas sesuai dengan gambar dibawah ini atau disesuaikan dengan kesukaanmu
Simulasi jaringan dengan Router DHCP dan Access Point di Packet Tracer

1.2. Tambahkan perangkat Wireless pada laptop. Caranya dengan :
- Klik salah satu laptop
- Pilih tab Physical
- Matikan power
- Ganti ethernet yang merekat pada laptop dengan cara klik & drag kemudian pindahkan kebagian kiri
- Menambahkan perangkat wireless dengan klik & drag ke port yang kosong pada laptop
- Lakukan hal yang sama pada laptop lainnya

Nb : Secara otomatis ketika laptop telah diberikan perangkat wireless maka akan otomatis terhubung dengan access point
Simulasi jaringan dengan Router DHCP dan Access Point di Packet Tracer

TAHAP KONFIGURASI
2.1. Konfigurasi Access point.
Mengapa perlu dikonfigurasi? Agar laptop tidak sembarangan terhubung dan juga supaya Access Point dapat dibedakan.
- Klik salah satu access point
- Pilih tab Config -> Interface (Port 1)
- Ganti SSID, isikan sesuai keinginan
- Usahakan agar Channel antara Access Point dengan Access Point lainnya berbeda
Simulasi jaringan dengan Router DHCP dan Access Point di Packet Tracer

2.2. Konfigurasi Laptop
Konfigurasi disini adalah menghubungkan laptop dengan access point terdekat, mengapa harus dikonfigurasi? Agar laptopnya tidak tersesat dan sembarang connect. Maka dari itu laptop harus diberi tujuan dimana ia harus connect (terhubung). Saya asumsikan kamu sudah memberikan perangkat wireless pada tiap tiap laptop. Selanjutnya adalah :
- Klik salah satu laptop
- Pilih tab Desktop -> PC Wireless -> tab Connect. Tunggu beberapa detik sampai muncul nama access point yang ingin dijadikan teman hubungan.
Simulasi jaringan dengan Router DHCP dan Access Point di Packet Tracer
 Secara logika akan terbentuk hubungan seperti gambar dibawah
Simulasi jaringan dengan Router DHCP dan Access Point di Packet Tracer

2.3. Hubungkan Perangkat Kabel
Jadi setelah laptop wireless terhubung, maka jangan lupa untuk menghubungkan perangkat yang tersambung dengan menggunakan kabel.
- Kabel yang digunakan antara Access Point dengan Router adalah kabel Cross
- Kabel yang digunakan antara Router dengan Router adalah Serial DCE

Masih setengah perjalanan Simulasi jaringan dengan Router DHCP dan Access Point di Packet Tracer jangan sampai ada kata atau tahap yang terlewatkan yah

2.4. Konfigurasi Router (DHCP)
Pada simulasi jaringan ini saya menggunakan konfigurasi IP Address dengan metode otomatis (DHCP) makanya pada konfigurasi laptop diatas saya belum mengkonfigurasi IP Addressnya, tapi yang akan melakukan itu adalah Router.
2.4.1. Konfigurasi DHCP IP Address
- Buka Notepad
- Copy paste kode dibawah ini kemudian save as *txt
!
version 12.2
no service timestamps log datetime msec
no service timestamps debug datetime msec
no service password-encryption
!
hostname DHCP1
!
!
!
!
ip dhcp excluded-address 192.168.2.1
!
ip dhcp pool landhcp
 network 192.168.2.0 255.255.255.0
 default-router 192.168.2.1
!
!
!
!
!
!
!
!
!
!
!
!
!
interface FastEthernet0/0
 ip address 192.168.2.1 255.255.255.0
 duplex auto
 speed auto
 no shutdown
!
interface FastEthernet1/0
 no ip address
 duplex auto
 speed auto
 shutdown
!
interface Serial2/0
 ip address 128.1.2.2 255.255.0.0
 no shutdown
!
interface Serial3/0
 no ip address
 shutdown
!
interface FastEthernet4/0
 no ip address
 shutdown
!
interface FastEthernet5/0
 no ip address
 shutdown
!
ip classless
!
!
!
!
!
!
!
line con 0
!
line aux 0
!
line vty 0 4
 login
!
!
!
end
Penjelasan :
-> ip dhcp excluded-address 192.168.2.1 maksudnya ip 192.168.2.1 terkecualikan jadi semua client yang terhubung tidak boleh mengambil ip tersebut, bisa juga melakukan modifikasi dengan  ip dhcp excluded-address 192.168.2.10 192.168.2.20 berarti client tidak boleh mengambil ip mulai dari 192.168.2.10 sampai 192.168.2.20
> network 192.168.2.0 255.255.255.0 maksudnya adalah ip network dari ip router tersebut
default-router 192.168.2.1 maksudnya adalah 192.168.2.1 akan menjad default gatewaynya nanti
> interface FastEthernet0/0 menunjukkan port ethernet yang digunakan

 ip address 192.168.2.1 255.255.255.0 maksudnya ip pada port ethernet fa0/0 adalah 192.168.2.1

interface Serial2/0 menunjukkan port serial yang digunakan

 ip address 128.1.2.2 255.255.0.0 menunjukkan ip port serial2/0
- Klik salah satu router
- Pilih tab Config -> Setting -> Merge... cari dan pilih file notepad tadi.
Simulasi jaringan dengan Router DHCP dan Access Point di Packet Tracer
Secara otomatis router berhasil dikonfigurasi baik di fa0/0 maupun di serial2/0. Lakukan hal yang serupa pada router yang satunya. Jika berhasil semua titik dan garis akan berwarna hijau yang menunjukkan kalau sudah terhubung.
Simulasi jaringan dengan Router DHCP dan Access Point di Packet Tracer
2.4.2. Dinamic Routing
Untuk mengerti konsep saya sarankan membaca yang ini dulu : Belajar Dinamic dengan Packet Tracer
- Klik salah satu Router
- Pilih tab Config -> Routing -> RIP
- Isikan IP Network yang terhubung di Router tersebut, baik di Fa0/0 maupun di Se2/0
Simulasi jaringan dengan Router DHCP dan Access Point di Packet Tracer
Ping laptop seberang untuk memastikan apakah sudah terhubung (Connected) atau belum, tapi ternyata sudah reply itu berarti sudah terhubung dengan sangat baik :D
Simulasi jaringan dengan Router DHCP dan Access Point di Packet Tracer

SELESAI
Download File *pkt nya
Simulasi jaringan dengan Router DHCP dan Access Point di Packet Tracer

Belajar Dinamic Routing dengan Packet Tracer

Tutorial Komputer kali ini mau Belajar Dinamic Routing dengan Packet Tracer.
Sebelumnya lanjut, sebaiknya kamu baca dulu :
Dinamic Routing (menurut saya) adalah menentukan rute atau jalur router secara dinamic. 
Beberapa tahap Dinamic Routing dengan Packet Tracer diantaranya :
1. Siapkan perangkat seperti PC, Router, Switch, dll
3. Konfigurasi IP Address untuk Router
4. Konfigurasi Dinamic Routing (per 1 router)


Perangkat yang diperlukan ini disesuaikan dengan kebutuhan, diantaranya adalah :
- 4 Router
- 4 Switch
- 8 Client
Belajar Dinamic Routing dengan Packet Tracer



Semua PC yang berbeda kelompok tentu IPnya berbeda, setelah konfigurasi IP, hubungkan dengan kabel straight seperti gambar dibawah!
Belajar Dinamic Routing dengan Packet Tracer
Hubungkan dengan menggunakan kabel straight
 Masih di konfigurasi pada PC, jangan lupa untuk masukkan IP Gateway nya yah. Gateway adalah IP Router yang berhubungan langsung dengan Client (melalui Switch), contoh Router0 IP nya 1.1.2.3 maka di PC Client gatewaynya diisikan dengna 1.1.2.3, begitupun dengan PC Client yang disebelahnya, gatewaynya harus sama.
Kenapa harus sama? karena mereka berada dalam 1 router.
Kurang lebih seperti gambar dibawah ini
Belajar Dinamic Routing dengan Packet Tracer
PC dengan IP Address 1.1.1.1
Lakukan hal sama pada PC :
1.2.2.2
2.1.1.1
2.2.2.2
3.1.1..1
3.2.2.2
4.1.1.1
4.2.2.2


1. Hubungkan antar Router dengan Kabel Serial
Sebelum melakukan konfigurasi hubungkan dulu antar router dengan kabel Serial DTE atau DCE, saran saya hubungkan kabel serial sesuai serial agar tidak bingung. Perhatikan gambar dibawah!
Belajar Dinamic Routing dengan Packet Tracer
Perhatikan Port serial yang kamu digunakan
Fokus pada routernya, Saya menghubungkan :
~Router0 dan Router1 dengan Port Serial 2 (Se2/0)
~Router1 dan Router2 dengan Port Serial 3 (Se3/0)
~Router2 dan Router3 dengan Port Serial 2 (Se2/0)
~Router3 dan Router1 dengan Port Serial 3 (Se3/0)
Agar tidak bingung dalam konfigurasinya, Saya menghubungkannya dengan menyamakan port serialnya saja hehe :D

2. Konfigurasi IP antara Router dengan Client
Misalkan saya ingin konfigurasi Router0 yang terhubung dengan client 1.1.1.1 dan 1.2.2.2, Caranya :
- Klik 1x Router0
- Pilih Fast Ethernet 0/0. Tahu tidak kenapa saya pilih Fast Ethernet 0? Karena saya menggunakan port Fa0/0 router untuk menghubungkan Router ke Switch ke PC Client.
- Ceklist ON untuk mengaktifkan Portnya
- Masukkan IPnya. Ingat! Masukkan IP yang sesuai dengan konfigurasi di PC Client tadi
Belajar Dinamic Routing dengan Packet Tracer
Belajar Dinamic Routing dengan Packet Tracer
Default gateway client samakan dengan IP Router Fast Ethernet 0/0
Lakukan hal sama pula pada Router1, Router2, dan Router3

3. Konfigurasi IP antara Router dengan Router lainnya
Misalkan saya mengkonfigurasi Router0. Router0 terhubung dengan Router1 dan Router3. Antara Router0 dan Router1 saya menggunakan Serial2/0 sedangkan antar Router0 dan Router3 Saya menggunakan Serial3/0
Belajar Dinamic Routing dengan Packet Tracer
Caranya adalah :
- Klik 1x Router0
- Ceklist On
- Pilih Serial 2/0, artinya saya ingin menghubungkan secara resmi Router0 dan Router1
Belajar Dinamic Routing dengan Packet Tracer
Begitu pula dengan hubungan antara Router0 dan Router3, dst
Belajar Dinamic Routing dengan Packet Tracer


Misalkan saya ingin konfigurasi dinamic routing pada Router0. Caranya adalah:
1. Klik 1x Router0
2. Tab Config - Routing --> RIP
~ IP Network sumber
~ IP Network Router Selanjutnya

Misalkan saya ingin konfigurasi Router0
Belajar Dinamic Routing dengan Packet Tracer
IP Network Sumber nya adalah : 1.0.0.0
IP Network router selanjutnya adalah : 10.0.0.0 dan 13.0.0.0

Belajar Dinamic Routing dengan Packet Tracer

SELESAI
Untuk memastikan apakah jika dikirimkan paket data sukses atau tidak?
Caranya : tekan tombol P lalu klik menggunakan mouse --> PC Client yang menjadi pengirim dan penerima.
Akan muncul pesan successfull di sudut kanan bawah, jika masih failed coba 1 atau 2 kali

Routing Table pada Simulasi Static Routing menggunakan Packet Tracer

Postingan ini jodoh dengan Simulasi Static Routing menggunakan Packet Tracer by Tutorial Kompiuter. Makanya sebelum membaca ini harus membaca itu dulu

Routing Table pada Simulasi Static Routing menggunakan Packet Tracer
Static Routing

Tahap konfigurasi part 2 simulasi static routing dengan menggunakan Packet Tracer : 

1. Konfigurasi Routing Table. Untuk konfigurasi, klik (gambar) router - pilih tab config - static
Routing Table pada Simulasi Static Routing menggunakan Packet Tracer
Penjelasan :
Static Routes diatas ada 3 form yang perlu diisi yaitu Network, Mask, dan Next Hop
Network : Isikan IP Network client yang ingin dihubungkan.
//Saya sendiri belum tahu pasti IP network apa, tapi yang saya tahu adalah IP yang mewakili semuanya. Misalnya : PC saya alamat IP nya 128.1.1.1 , dapat kita ketahui bahwa NetID 128.1 merupakan milik smartfren (lihat gambar diawal postingan).
//Saya ingin mengirim paket ke telkomsel maka saya mengisikan IP Network Telkomsel yaitu 130.1.0.0 agar router membukakan jalan untuk saya mengirim paket ke telkomsel.

Mask : Isikan subnet mask IP Network yang diatas. (Baca : Kelas IP Address Versi 4 dalam jaringan komputer)

Next Hop : Isikan dengan IP router yang terhubung dengan public.
//Lanjut cerita, saya ingin mengirim paket ke telkomsel, otomatis saya melewati router yang dimiliki telkomsel. Seperti yang kita ketahui kalau IP Router diketahui terdiri dari 2, yang pertama IP yang terhubung dengan local dan yang kedua IP yang terhubung dengan public.

Setelah dikonfigurasi akan seperti ini..
Routing Table pada Simulasi Static Routing menggunakan Packet Tracer
Router SMARTFREN yang sudah dikonfigurasi
Karena dalam jaringan ada 2 router (lihat gambar diawal postingan) yang kemungkinan dilewati oleh client Smartfren maka harus dibukakan 2 jalan juga.
Bukan cuma router smartfren yang dikonfigurasi, tapi telkomsel dan three juga. kurang lebih seperti ini
Routing Table pada Simulasi Static Routing menggunakan Packet Tracer


2. Konfigurasi Gateway pada tiap Client. Percuma melakukan konfigurasi kalau belum konfigurasi gatewaynya, caranya kembali ke client tentunya. klik pc client 

Routing Table pada Simulasi Static Routing menggunakan Packet Tracer
Default gateway 128.1.2.3
Jadi, di default gateway kita isikan IP Router yang terhubung ke client (local) tersebut, dan memang bisa dilihat di post sebelumnya IP Router yang terhubung ke client smartfren adalah 128.1.2.3
*tahap konfigurasi tahap 2 selesai*

Routing Table pada Simulasi Static Routing menggunakan Packet Tracer


Catatan :
  • IP yang ke local maksudnya adalah IP Router yang terhubung dengan Clientnya (PC) sehingga pada konfigurasi di Client isikan Gateway nya dengan IP Router yang ke local (Itu hanya istilah bagi saya!)
  • IP yang ke public maksudnya IP Router yang saling terhubung (kelas nya sama) dengan router laiinya. (Itu hanya istilah bagi saya!)

Simulasi Static Routing menggunakan Packet Tracer by Tutorial Kompiuter

Static Routing adalah menentukan jalur router yang ada dalam jaringan sehingga router dapat menjadi penghubung antara 2 buah (bahkan lebih) jaringan yang berbeda secara statik.
Berikut adalah Simulasi Static Routing dengan menggunakan Packet Tracer Versi 533.

Yang harus disiapkan untuk Simulasi Static Routing dengan menggunakan Packet Tracer adalah :

- Packet Tracer
- Laptop
- Tampilkan terlebih dahulu Interface yang digunakan pada perangkat. Caranya adalah
Options - Prefrences.. - tab Interface - berikan checklist pada Always Show Port Labels
Simulasi Static Routing menggunakan Packet Tracer by Tutorial Kompiuter

Simulasi Static Routing menggunakan Packet Tracer by Tutorial Kompiuter

Tahap persiapan simulasi static routing dengan menggunakan Packet Tracer :

1. Buka Paket Tracer
2. Siapkan :
  • 6 PC
  • 4 Switch
  • 3 Router (Sebaiknya menggunakan Router-PT)
Seperti pada gambar dibawah ini.
Simulasi Static Routing menggunakan Packet Tracer by Tutorial Kompiuter
3. Hubungkan semua perangkat dengan kabel. Gunakan kabel automatic, biar lebih cepat.
Simulasi Static Routing menggunakan Packet Tracer by Tutorial Kompiuter

Hubungkan semua perangkat sesuai dengan gambar dibawah!
Simulasi Static Routing menggunakan Packet Tracer by Tutorial Kompiuter
*Tehap Persiapan Selesai*

Tahap konfigurasi part 1 simulasi static routing dengan menggunakan Packet Tracer :


Diketahui :
IP Address PC
PC1 : 128.1.1.1 (Class B)
PC2 : 128.1.2.2 (Class B)
PC3 : 130.1.1.1 (Class B)
PC4 : 130.1.2.2 (Class B)
PC5 : 10.1.1.1 (Class A)
PC6 : 10.2.2.2 (Class A)

IP Router SMARTFREN 
IP yang ke lokal : 128.1.2.3
IP yang ke public : 1.1.1.1

TELKOMSEL
IP yang ke lokal : 130.1.2.3
IP yang ke public : 1.2.2.2

THREE
IP yang ke lokal : 10.1.2.3
IP yang ke public : 1.3.3.3

Penjelasan lengkap ada di akhir postingan ini!
Simulasi Static Routing menggunakan Packet Tracer by Tutorial Kompiuter

1. Konfigurasi IP Address masing masing PC. Sesuaikan dengan gambar diatas, perhatikan IP Addressnya.
Caranya klik 1 PC - Pilih tab Desktop - Bulatkan Static - Isikan IP Address dan Subnet mask
Simulasi Static Routing menggunakan Packet Tracer by Tutorial Kompiuter

2. Konfigurasi IP pada Router
Untuk konfigurasi router sendiri berada pada tab config  - interface. 
Gambar dibawah ada 2 Nic yang akan dikonfigurasi yaitu Fast Ethernet 0.0 dan Fast Ethernet 1/0. Kenapa bukan fast ethernet 4/0 atau 3/0? Makanya diatas yang perlu dipersiapkan (poin ke 3) perlu diatur agar kita mengetahui interface mana yang terhubung dengan PC client dan yang terhubung ke Router lainnya.
Simulasi Static Routing menggunakan Packet Tracer by Tutorial Kompiuter
 Konfigurasi IP Router untuk yang ke local
1. On kan dulu Portnya
2. Setting IP Address. Sesuaikan dengan client yang terhubung. 
Simulasi Static Routing menggunakan Packet Tracer by Tutorial Kompiuter
  Konfigurasi IP Router untuk yang ke public :
1. On kan dulu Portnya
2. Setting IP nya 
Simulasi Static Routing menggunakan Packet Tracer by Tutorial Kompiuter

*Tahap konfigurasi Part 1 selesai*
LANJUTKAN BACA : Routing Table pada Simulasi Static Routing menggunakan Packet Tracer -->
Catatan :
  • IP yang ke local maksudnya adalah IP Router yang terhubung dengan Clientnya (PC) sehingga pada konfigurasi di Client isikan Gateway nya dengan IP Router yang ke local (Itu hanya istilah bagi saya!)
  • IP yang ke public maksudnya IP Router yang saling terhubung (kelas nya sama) dengan router laiinya. (Itu hanya istilah bagi saya!)

Enkapsulasi PPP dengan autentikasi PAP dan CHAP

Dengan Packet Tracer kita bisa mensimulasikan "Enkapsulasi PPP dengan autentikasi PAP dan CHAP", bukan cuma sebatas materi kita dapat mensimulasikan dengan software Packet Tracer. Jika belum mempunyai packet tracer, silahkan cari di google dan download "download packet tracer"
Sebelumnya saya sudah mengepost beberapa tutorial packet tracer seperti static routing, dynamic routing, dll. Semakin banyak membaca semakin banyak ilmu gan!
Sebelum itu apa sih PAP dan CHAP?
PAP (Password Authentication Protocol) yaitu prosedur otentifikasi dengan dua langkah yaitu
- User yang akan mengakses sistem, akan mengirimkan otentifikasi identitas, biasanya berupa user dan password.
- Sistem akan mengecek validitas identifikasi dan password dengan cara menerima atau menolak koneksi.
CHAP (Challenge Handshake Authentication) adalah protokol otentifikasi three-way-handshaking yang memberikan keamanan yang lebih tinggi dari PAP. Dalam metode ini password akan disimpan secara aman dan tidak pernah dikirimkan secara online.

Konsep jaringannya seperti gambar dibawah ini:
Enkapsulasi PPP dengan autentikasi PAP dan CHAP

Berdasarkan gambar ada beberapa yang perlu disiapkan, yaitu :
  • 3 Router (RouterPT)
  • 2 Switch (2950-24)
  • 2 PC (PC-PT)

TAHAP KONFIGURASI IP ADDRESS PADA CLIENT
Pada tahap ini client (PC) diberikan IP Address dengan cara
Klik PC ètab Desktop èIP Configuration
Enkapsulasi PPP dengan autentikasi PAP dan CHAP
PC0
PC0
IP Address          : 192.168.1.2/24
Gateway              : 192.168.1.1

Enkapsulasi PPP dengan autentikasi PAP dan CHAP
PC1
PC1
IP Address          : 128.1.1.2/16
Gateway              : 128.1.1.1

TAHAP KONFIGURASI IP ADDRESS ROUTER
Pada tahap ini Router terlebih dahulu diberikan IP Address agar dapat terhubung, caranya :
Klik Router ètab CLI
R1
Fa0/0                     : 192.168.1.1
Se2/0                    : 10.1.1.1
Perintah CLI R1 untuk konfigurasi IP Address
Router>enable
Router#config t
Router(config)#interface fa0/0
Router(config-if)#ip address 192.168.1.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#interface se2/0
Router(config-if)#ip address 10.1.1.1 255.0.0.0
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
Router(config)#do wr

R2
Se2/0                    : 10.2.2.2
Se3/0                    : 11.2.2.2
Perintah CLI R2 untuk konfigurasi IP Address
Router>enable
Router#config t
Router(config)#interface se2/0
Router(config-if)#ip address 10.2.2.2 255.0.0.0
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#interface se3/0
Router(config-if)#ip address 11.2.2.2 255.0.0.0
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
Router(config)#do wr

R3
Se3/0                    : 11.1.1.1
Fa0/0                     : 128.1.1.1
Perintah CLI R3 untuk konfigurasi IP Address
Router>enable
Router#config t
Router(config)#interface se3/0
Router(config-if)#ip address 11.1.1.1 255.0.0.0
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#interface fa0/0
Router(config-if)#ip address 128.1.1.1 255.255.0.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#
Router(config-if)#exit
Router(config)#do wr

TAHAP STATIC ROUTING
Pada tahap ini dilakukan Static Routing agar router mempunyai rute agar dapat terhubung dalam jaringan yang lebih luas, caranya :
Klik Router ètab CLI
R1
Perintah CLI untuk static routing
Router>enable
Router#config t
Router(config)#ip route 11.0.0.0 255.0.0.0 10.2.2.2
Router(config)#ip route 128.1.0.0 255.255.0.0 10.2.2.2
Router(config)#do wr

R2
Perintah CLI untuk static routing
Router>enable
Router#config t
Router(config)#ip route 192.168.1.0 255.255.255.0 10.1.1.1
Router(config)#ip route 128.1.0.0 255.255.0.0 11.1.1.1
Router(config)#do wr

R3
Perintah CLI untuk static routing
Router>enable
Router#config t
Router(config)#ip route 10.0.0.0 255.0.0.0 11.2.2.2
Router(config)#ip route 192.168.1.0 255.255.255.0 11.2.2.2
Router(config)#do wr

TAHAP ENKAPSULASI ROUTER
Pada tahap ini merupakan tahap untuk memberikan autentikasi tiap router yakni pap dan chap. Masing masing memiliki cara kerja yang berbeda-beda, caranya :
Klik Router ètab CLI
R1
Perintah CLI untuk enkapsulasi pppè pap
Router>enable
Router#config t
Router(config)#hostname R1
R1(config)#username R2 password hm
R1(config)#interface se2/0
R1(config-if)#encapsulation ppp
R1(config-if)#ppp authentication pap
R1(config-if)#ppp pap sent R1 pass hm
R1(config-if)#exit
R1(config)#do wr

R2
Perintah CLI untuk enkapsulasi ppp èpap dan chap
Router>enable
Router#config t
Router(config)#hostname R2
R2(config)#username R1 password hm
R2(config)#username R3 password hm
R2(config)#interface se2/0
R2(config-if)#encapsulation ppp
R2(config-if)#ppp authentication pap
R2(config-if)#ppp pap sent R2 pass hm
R2(config-if)#exit
R2(config)#interface se3/0
R2(config-if)#encapsulation ppp
R2(config-if)#ppp authentication chap
R2(config-if)#exit
R2(config)#do wr

R3
Perintah CLI untuk enkapsulasi ppp èchap
Router>enable
Router#config t
Router(config)#hostname R3
R3(config)#username R2 password hm
R3(config)#interface se3/0
R3(config-if)#encapsulation ppp
R3(config-if)#ppp authentication chap
R3(config-if)#exit
R3(config)#do wr

Hasil akhirnya akan seperti gambar dibawah ini
Enkapsulasi PPP dengan autentikasi PAP dan CHAP

Semoga sukses dan jangan menyerah, kembali ke blog ini "Enkapsulasi PPP dengan autentikasi PAP dan CHAP" jika ada yang ingin ditanyakan silahkan tinggalkan komentar dibawah!